Minggu, 26 Maret 2017

Kesebelasan Pesantren Al-Halimy Patahkan Juara Bertahan

Mataram, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Pesantren Al-Halimy berhasil menghentikan langkah Pesantren Bayyinul Ulum dalam laga babak putaran kedua Liga Santri Nusantara (LSN) dengan skor 1-0. Pesantren Bayyinul Ulum sebagai juara bertahan harus mengakui keunggulan kesebelasan Al-Halimy. Dengan demikian Bayyinul Ulum harus mundur lebih dini tanpa bisa mempertahankan gelar juara LSN.

Demikian pantauan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan di Lapangan? TNI AU Rembiga, Mataram, Rabu, (24/8). Atas kemenangan ini kesebelasan pesantren asuhan Mustasyar PWNU NTB TGH Munajib Khalid keluar sebagai tim pertama yang lolos babak semi final pada LSN NTB I.

Kesebelasan Pesantren Al-Halimy Patahkan Juara Bertahan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kesebelasan Pesantren Al-Halimy Patahkan Juara Bertahan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kesebelasan Pesantren Al-Halimy Patahkan Juara Bertahan

Pertandingan antara kedua tim berlangsung alot. Pada babak pertama, Pesantren Bayyinul Ulum harus menerima banyak serangan bertubi-tubi dari Al-Halimy. Untung bagi Bayyinul Ulum, tidak ada serangan yang berhasil menjebol gawang mereka.

Hingga akhir babak pertama, tidak ada gol tercipta dari kedua tim. Bayyinul Ulum bertahan dengan baik mencegah gawangnya kebobolan lawan. Sepertinya tim unggulan ini tidak menyangka akan bertemu lawan yang cukup tangguh.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Babak kedua pemain kesebelasan Bayyinul Ulum Cahyandi hampir mencetak gol. Namun tendangan di depan gawang Al-Halimy itu gagal menghasilkan angka. Pada menit ke-44, kesebelasan Al-Halimy juga gagal memanfaatkan penalti ke gawang lawan.

Hingga akhirnya pada menit ke-52 Al-Halimy berhasil mematahkan pertahanan Bayyinul Ulum lewat tendangan Dawan Rahmami. Skor 1-0 ini bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan diraih tim Al-Halimy.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Pelatih Al-Halimy Syaifur tak menyangka anak asuhnya akan menang. “Ini benar-benar di luar target kami. Kami tidak menyangka bisa menang. Padahal kami sudah siap kalah karena lawannya juara tahun kemarin,” jelasnya.

Syaifur mengaku, ini kali pertama timnya mengikuti LSN. Timnya hanya melakukan persiapan kurang sebulan. “Karena kami sudah menang, kami harus bekerja mati-matian di pertandingan selanjutnya. Kita harus bisa masuk final,” ucapnya optimis.

Selain Al-Halimy, Pesantren Abhariyah juga menyusul masuk semi final setelah menang 1-0 atas kesebelasan Pesantren Darul Quran pada babak pertama Kamis (25/8) sore.

Dilanjutkan dengan kesebelasan Assulami Lingsar Lombok Barat yang unggul 2-0 atas kesebelasan Pesantren Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah. (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Sejarah, Nasional Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock