Minggu, 25 Oktober 2015

Ketika Rasulullah Singgah di Perkemahan Umi Ma’bad

Salah satu peristiwa penting dalam perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW adalah ketika beliau dan sahabatnya kehabisan air minum. Nabi, Abu Bakar dan kedua Sahabat yang lain singgah di sebuah perkemahan yang dihuni oleh seorang perempuan miskin bernama Umi Ma’bad.

Ternyata Umi Ma’bad hanya mempunyai seokor hewan perahan yang sudah dalam kondisi kurus kerontang. “Jangankan susu, air kencing hewan itu pun sudah tidak ada,” kata Umi Ma’bad.

Nabi mengambil gelas dan mendekati hewan itu lalu memeras kantong susunya. Dengan izin Allah hewan itu pun keluar air susunya.

Ketika Rasulullah Singgah di Perkemahan Umi Ma’bad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika Rasulullah Singgah di Perkemahan Umi Ma’bad (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika Rasulullah Singgah di Perkemahan Umi Ma’bad

Apa yang dilakukan Nabi? Pertama-tama Nabi memberikan gelas berisi susu itu kepada Abu Bakar. Setelah Abu Bakar minum, gelas berisi susu itu diberikan kepada dua Sahabat yang menuntun onta Nabi.

Setelah semua minum, baru kemudian Nabi meminum sisanya.

Umi Ma’bad heran dan bertanya kepada Nabi. “Kenapa Anda tidak minum terlebih dahulu?” Nabi menjawab:

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

? ? ? ?

Khodimul umam, akhiruhum syurban. “Wakil rakyat itu minumnya belakangan.” (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Meme Islam, Khutbah, Pesantren Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock