Senin, 26 Oktober 2015

Gus Dur soal Jejeran Mobil Mewah Anggota DPR

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selalu berhasil menyegarkan suasana yang kaku menjadi cair dengan humor khasnya yang mencerdaskan.

Tak heran setiap memberikan ceramah di berbagai tempat, masyarakat selalu penasaran dengan banyolan barunya selain memetik banyak hikmah dari ceramahnya itu.

Gus Dur soal Jejeran Mobil Mewah Anggota DPR (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur soal Jejeran Mobil Mewah Anggota DPR (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur soal Jejeran Mobil Mewah Anggota DPR

Pertama kali melontarkan anekdotnya terkait tingkah laku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menurutnya seperti anak TK, masyarakat mengamini sembari tertawa geli.

Namun ? belakangan, Gus Dur meningkatkan level penilaiannya terhadap mereka yang menyatakan bahwa Anggota DPR bukan lagi seperti anak TK, tetapi ‘meningkat’ seperti anak-anak Playgroup seiring makin parahnya tingkah mereka.?

Penilaian terhadap tingkah pola Anggota DPR tidak berhenti sampai di situ. Gus Dur juga memberikan anekdot segar ketika memperhatikan banyak mobil mewah Anggota DPR yang setiap hari berjejer di dalam maupun di luar gedung.

“Persis seperti show room mobil-mobil mewah. Mobil jenis apapun dengan harga fantastis ada di sana,” kata Gus Dur dengan tawa khasnya.?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

(Fathoni Ahmad)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Syariah, Amalan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock