Jumat, 05 September 2014

250 Calon Mahasiswa Ikuti Bimtes PMII Tarbiyah

Bandung, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Sekitar 250 calon mahasiswa dan mahasiswi mengikuti Bimbingan Tes (Bimtes) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Tarbiyah dan Keguruan Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung di Yayasan Karya Insan Jaya (YASKIJ) Ibnu Rusyd jalan Pondok Sadang 86 Cinunuk Cileunyi, Bandung.

Menurut Ketua Rayon PMII Tarbiyah, Dadan Sholihin kegiatan kegiatan yang dilaksanakan Jumat 44Juli 2014 lalu itu merupakan partispasi warga pergerakan untuk membantu para peserta Ujian Mandiri mempelajari soal-soal yang akan di ujikan saat Ujian Mandiri.

250 Calon Mahasiswa Ikuti Bimtes PMII Tarbiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
250 Calon Mahasiswa Ikuti Bimtes PMII Tarbiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

250 Calon Mahasiswa Ikuti Bimtes PMII Tarbiyah

Dadan menerangkan, proses Bimtes ini dimulai pada tanggal 10 Juni 2014 dengan membuat 2 Stand Informasi dan Penerimaan Bimtes yang terletak di depan Bank BRI dalam kampus. Setelah membantu para pendaftar Ujian Mandiri selama beberapa minggu dan,180 pendaftar UM mengisi formulir.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Pagi tanggal 4 Juli 2014, lanjut dia, banyak peserta yang belum terdaftar mendatangi stand dan mendaftarkan diri, sehingga peserta bertambah. “Awalnya targetan kita dari panitia Bimtes itu 200 orang, melonjak menjadi 250 orang,” katanya.

Menurut Dadan, Bimtes yang dilaksanakan salah satu rayon PMII Kota Bandung itu tidak bisa menjamin peserta masuk ke UIN karena panitia hanya membantu. “ Hanya 2 yang menentukan, yang pertama kehendak Tuhan dan  birokrasi kampus,” katanya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Senada dengan Dadan, Ketua Pelaksana Bimtes, Asep Nurjamiludin menganjurkan peserta untuk terus bergerak untuk mencapai apa yang diinginkan karena Bimtes hanyalah proses, keberhasilan bukan di tangan orang lain, tapi di tangan sendiri.

“Cintai prosesnya, Tuhan tahu siapa yang berkeringat, dan keringat seseorang tidak akan tertukar. Jika sahabat-sahabati saat ini berkeringat, maka tunggu kesuksesannya. Tapi ingat selain berusaha sahabat-sahabati juga harus berdoa, minta ridho orang tua,” pintanya. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan News, Hadits, Syariah Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock