Selasa, 15 Oktober 2013

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Imam Safe’i menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki program beasiswa santri berprestasi. Program ini ditujukan kepada santri-santri yang memiliki prestasi, terutama di bidang akademik.?

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB

Ia menyatakan, santri-santri tersebut dikuliahkan di kampus-kampus yang bergengsi seperti UGM, UI, Unair, Brawijaya, ITS, IPB, ITB, dan kampus elit lainnya.

Terkait dengan maraknya santri yang kuliah di ‘kampus sekuler’ karena beasiswa santri berprestasi, Safe’i memiliki cerita lucu akan hal itu.?

Rektor IPB, cerita Safe’i, mengaku merasa menjadi seorang dosen setelah ada beasiswa santri berprestasi yang diselenggarakan oleh Kemenag.?

“Lho kok bisa gitu, kenapa pak?” tanya Safe’i penasara dengan ucapan sang rektor.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Kemudian, Rektor IPB mengungkapkan alasan kenapa ia bisa mengucapkan seperti itu.?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Karena tangan saya diciumi (mahasiswa-mahasiswa santri beasiswa Kemenag). Tidak ada sebelumnya mahasiswa yang cium tangan,” katanya menirukan ucapan Rektor IPB.

“Iya, nanti kalau pak rektor meninggal juga akan didoakan mereka pak,” timpal Safe’i.

Hal ini disampaikan Safe’i saat memberikan materi dalam acara Seminar dan Rapat Kerja bertemakan Peran Pesantren Untuk Penguatan Ekonomi Umat yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pesantren Nahdlatul (RMI NU) di Lantai 8 Gedung PBNU Jakarta, Kamis (27/4). (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Olahraga, Syariah, Lomba Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock