Sabtu, 02 Desember 2017

Peduli Longsor Ponorogo, NU Care Nganjuk Gandeng Komunitas Muda

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - NU Care Nganjuk menggandeng komunitas muda NU dalam penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana tanah longsor Ponorogo. Penggalangan dana berlangsung selama sepekan, 2-9 April 2017.

Komunitas muda NU Nganjuk yang dilibatkan adalah Komisariat PMII Al-Farabi dan Pangeran Diponegoro, Barak Bangsa Nganjuk, serta Badan Eeksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ula (BEM STAIM).

Peduli Longsor Ponorogo, NU Care Nganjuk Gandeng Komunitas Muda (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Longsor Ponorogo, NU Care Nganjuk Gandeng Komunitas Muda (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Longsor Ponorogo, NU Care Nganjuk Gandeng Komunitas Muda

Dana yang terkumpul hingga Rabu (5/4) telah disalurkan kepada warga terdampak. Penyerahan bantuan dilakukan Kamis (6/4). Dalam penyerahan tersebut tim NU Care Nganjuk dipandu Rais Syuriyah MWCNU Kertosono KH Muhtarom Fauzan serta Hj Ni’matur Rohmah dari Fundraising NU Care Nganjuk. Mereka meninjau lokasi bencana longsor Ponorogo di Desa Banaran.

Rombongan juga didampingi Camat Kertosono Sopingi yang sangat mengapresiasi upaya NU Care LAZISNU dalam merangkul semua pihak untuk bersama-sama melakukan upaya tanggap becana.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Ketua Komisariat PMII Al-Farabi Mukhlis dan Presiden BEM STAIM Thoyib mengagendakan untuk datang ke lokasi longsor dan bertemu langsung dengan warga terdampak longsor yang saat ini secara mental masih mengalami trauma.

Sekretaris LAZISNU Nganjuk Moch Masyhuri berharap, pada penyaluran berikutnya LAZISNU Nganjuk akan mampu berkontribusi pada pemulihan aktivitas ekonomi pascabencana.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Upaya pemulihan infrastuktur sarana umum, utamanya sarana pendidikan dan kesehatan,” kata Masyhuri.

Di tempat terpisah, tokoh NU Nganjuk KH Ali Musthofa Said sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan NU Care LAZISNU Nganjuk, keluarga besar MWC NU Kertosono, serta komunitas muda nadhliyin Nganjuk.

“Kepedulian ini bisa menjadikan NU lebih terasa bagi masyarakat umumnya, dan nahdliyin khusunya,” kata Kiai Ali. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Budaya, Nasional Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock