Selasa, 05 Desember 2017

Indonesia Mestinya Berdaulat di Bidang Budidaya Laut

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia Rokhmin Dahuri didaulat sebagai pembicara kunci dalam Konferensi Akuakultur Dunia yang dihelat di Ho Chi Minh City, Vietnam, Jumat (10/10). Ia menyampaikan potensi besar kekayaan kandungan laut Indonesia pada pertemuan dunia ini.

Kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan, Menteri Kelautan dan Perikanan di masa Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati itu mengatakan, Indonesia harus banyak berbenah. Segala bentuk program pemerintahan mestia diarahkan pada kedaulatan di bidang akuakultur. Sebab di negeri maritim terbesar di dunia ini menyimpan potensi luar biasa.

Indonesia Mestinya Berdaulat di Bidang Budidaya Laut (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia Mestinya Berdaulat di Bidang Budidaya Laut (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia Mestinya Berdaulat di Bidang Budidaya Laut

“Ide besar saya, mengingat permintaan dunia terhadap berbagai produk akuakultur seperti ikan, udang, kekerangan, kepiting, bahan farmasi, kosmetik, biofuel, dan perhiasan/mutiara sangat tinggi. Sementara Indonesia punya potensi produksi akuakultur terbesar di dunia sekira 60 juta ton per tahun,” kata Rokhmin.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Saya ingin Indonesia mampu menjadi negara besar yang maju, sejahtera, dan berdaulat berbasis pada sektor akuakultur, Rokhmin berharap.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dalam konferensi itu Rokhmin mengusung tema “Indonesias Aquaculture Landscape.” Konferensi ini dihadiri 500 peserta terdiri dari pengusaha, peneliti, dosen, dan perwakilan pemerintah dari seluruh dunia. (Musthofa Asrori/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Makam, Pesantren, Kyai Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock