Selasa, 14 November 2017

Akademisi: Mbah Sholeh Darat Penganut Tasawuf Amali

Semarang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Masjid Agung Jawa Tengah menjadi tempat ngaji rutinan Kitab Hidayaturrahman oleh Komunitas Pecinta Mbah Sholeh Darat (Kopisoda). HM. Inamuzzahidin membaca tafsir al-Baqarah ayat 1-5 selaku Ketua Kopisoda. Sebelum menjelaskan tafsir ayat Mbah Sholeh Darat, ia menerangkan faidah membaca surat al-Baqarah.?

“Siapa yang membaca surat al-Baqarah dalam rumah maka ia akan selamat godaan setan maupun bahaya sihir,” tuturnya.

Akademisi: Mbah Sholeh Darat Penganut Tasawuf Amali (Sumber Gambar : Nu Online)
Akademisi: Mbah Sholeh Darat Penganut Tasawuf Amali (Sumber Gambar : Nu Online)

Akademisi: Mbah Sholeh Darat Penganut Tasawuf Amali

Selain membaca Hidayaturrahman, Sekretaris Program Studi Ilmu al-Quran dan Tafsir Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang ini meneruskan membaca kitab Lathaif al-Thaharah wa Asrar al-Shalah bab fadlilah bulan Syaban, yang menjelaskan fadlilah nisfu Syaban.?

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi tasawuf Mbah Sholeh Darat oleh H Sulaiman Al-Kumayi (Ketua Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Walisongo). Ia menyampaikan bahwa Mbah Sholeh termasuk penganut tasawuf amali, yang lebih mementingkan amal. Mbah Sholeh menolak ajaran tasawuf falsafi, sebagaimana yang tertulis dalam kitab Majmu al- Syariat.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

H Sulaiman mengutip pasal 123 dalam Matnu al-Hikam, KH Sholeh Darat berkata: "Hendaknya engkau mengurangi sesuatu yang membuat hatimu bahagia, harta benda atau lainnya, sehingga sesuatu yang membuatmu sedih semakin berkurang, baik perkara dunia atau lainnya". Sulaiman menerangkan bahwa ketika kebahagiaan terhadap harta duniawi itu sedikit saja, maka kesedihanmu saat tidak mendapatkan harta dunia juga akan sedikit.

"Sesuatu yang ada di dunia ini pasti akan rusak, engkau akan bersedih ketika tidak bisa mendapatkannya," tambah Sulaiman.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dalam ranah organisasi Kopisoda, Peneliti Mbah Sholeh Darat Muhammad Ichwan menjelaskan bahwa Kopisoda hadir untuk menampung pemikiran Mbah Sholeh dan kitab-kitabnya. Selain itu, warisan Ulama Nusantara dan nama besar ulama perlu untuk diangkat kembali. Dalam jangka panjang pengurus ingin menghidupkan kembali pesantren Sholeh Darat. (Mukhamad Zulfa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Pertandingan, Nahdlatul Ulama Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock