Minggu, 08 Oktober 2017

GP Ansor Harus Bangkitkan Ranting

Kudus, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Gerakan Pemuda Ansor harus bangkit di setiap tingkatan, terutama di ranting-ranting. Jika tidak, badan otonom anak muda NU yang berusia 79  tahun ini, hanya kuat di atas, tapi rapuh di bawah.

Penilaian bernada otokritik ini disampaikan aktivis Generasi Muda Nahdlatul Ulama Kudus, Sholeh Syakur, saat dimintai pandangannya terkait harlah ke-79 GP Ansor, Rabu (24/4).

GP Ansor Harus Bangkitkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Harus Bangkitkan Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Harus Bangkitkan Ranting

Kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan, pria yang akrab disapa Syakur ini menilai eksistensi Ansor pasca-kongres Surabaya, telah mengalami kemajuan pesat. Ansor telah bergerak dinamis dari konsolidasi sampai proses kaderisasi.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Namun sebagian ranting di sini (Kudus, red.) misalnya, masih ada yang vakum. Ini tugas Pimpinan Cabang untuk menggerakkan minimal ada re-organisasi,” kata Syakur.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dalam re-organisasi, ujar Syakur, Pengurus Ansor harus lebih mengedepankan kader yang mempunyai grassroot NU yang jelas dan mengikuti pengkaderan berjenjang, “Kader-kader alumni dari IPNU di berbagai tingkatan patut diperhatikan. Saya kira mereka siap mengemban amanah menggerakkan Ansor di ranting-ranting,” tandasnya.

Alumni PC IPNU Kudus ini mengharapkan Ansor lebih menekankan pada pendampingan profesi pemuda sehingga tidak putus karir organisasi dan profesi.

“Pendampingan di sini terkait profesi seseorang melalui karir organisasi yang mengarah pada keahlian dan kemandirian ekonomi,” terangnya.

Lebih jauh Syakur mengingatkan kader Ansor sebaiknya tidak  terjebak pada persoalan politik praktis. Sebab, dampaknya akan semakin menjauhkan pada dan keputusasaan untuk mencari kepuasan diri. Kader Ansor boleh berpolitik selama sesuai koridor dan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat berimbas pada perjuangan NU .

Yang paling penting, pinta Syakur, adalah penguatan pada aqidah Ahlussunnah wal-Jamaah di era multi-pemahaman yang komplek seperti ini.

Redaktur         : Abdullah Alawi

Kontributor     : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Hikmah, Berita Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock