Senin, 25 September 2017

Sang Pengayom itu Sudah Berpulang

Malang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Bulan Februari ini, Nahdlatul Ulama utamanya di Kabupaten Malang telah kehilangan seorang panutannya. RKH Muhammad Badruddin Anwar, pengasuh dan sesepuh Pondok Pesantren An Nur telah berpulang ke rahmatullah pada hari ini Selasa (28/02), pukul 00.15 WIB dini hari bertepatan dengan 1 Jumadil Akhir 1438 H. Semoga segala amal baiknya diterima dan segala kesalahan dihapuskannya.

Di kalangan warga Malang Raya, khusunya bagi para pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang, Kiai Badruddin dikenal sebagai sosok pengayom masyarakat?. Ia dikenal ikhlas dan santun dalam berdakwah, serta fokus mendidik masyarakat dan para santri. Kiai yang pernah nyantri di Sidogiri, Ploso dan Lirboyo ini merupakan pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II al-Murtadlo.

Sang Pengayom itu Sudah Berpulang (Sumber Gambar : Nu Online)
Sang Pengayom itu Sudah Berpulang (Sumber Gambar : Nu Online)

Sang Pengayom itu Sudah Berpulang

Kiai Badruddin yang tutup usia pada umur 73 tahun telah memimpin pondok pesastrennya selama 37 tahun. Ia merupakan putra dari Kiai Anwar Nur dan Ibu Nyai Siti Aisyah. Kiai sesepuh tarekat ini dalam hidupnya memiliki tiga istri yaitu Hj. UmmiKultsum (Alm), Hj. BadiatusSholihah, dan Hj. Lathifah. Dari ketiga istrinya Kiai Badruddin dikarunia 15 putra dan putri. ?

Menurut kesaksian Ustadz Hizbillah, salah seorang santrinya, jauh-jauh hari Kiai Badrudin telah memanggil dan mengundang para santri dan alumninya untuk berkumpul di pesantren pada tanggal 28 Februari. Tujuannya adalah untuk melaksanakan tahlil akbar. Para santri dan alumni menjadi agak kaget dan tertegun setelah pada tanggal 28 Februari ini mendengar berita kewafatannya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Subhanalloh, beliau, KH Badruddin, sudah mengundang jauh 2 hari kepada santrinya (alumni) bahwa tanggal 28 Februari akan ada tahlil akbar di ponpes Annur 2. Ternyata ini jawabannya Tahlil Akbar itu,” kata Hizbillah kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan melalui pesan WhatssApp.

Acara pemakaman dilaksanakan Selasam kemarin. Selamat Jalan sang guru, selamat jalan sang pengayom masyarakat. Allahummaghfir lahu war hamhu wa aafiihi wa’fu anhu. Alfatihah... (Ahmad Nur Kholis/Mahbib)

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan



Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Sejarah, IMNU, Ahlussunnah Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock