Jumat, 10 Oktober 2014

Muslimat NU Dukung Sikap Tegas Menag Atas Saudi Arabia

Surabaya, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa mendukung sikap tegas Menteri Agama (Menag) M Maftuh Basyuni, yang mengancam akan membatalkan pengiriman jamaah haji jika pemerintah Saudi Arabia melarang maskapai penerbangan Indonesia melintasi langit Saudi.

"Saya setuju kalau Indonesia abstain (terkait rencana pembatalan Menag untuk mengirim jamaah haji) bila Saudi Arabia ikut-ikutan Uni Eropa," ujarnya di sela-sela kunjungan di Taman Pendidikan dan Sosial NU `Khadijah` di Surabaya, Rabu (18/7) kemarin.

Muslimat NU Dukung Sikap Tegas Menag Atas Saudi Arabia (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Dukung Sikap Tegas Menag Atas Saudi Arabia (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Dukung Sikap Tegas Menag Atas Saudi Arabia

Ia mengemukakan hal itu menanggapi surat penjelasan yang dikirim otoritas penerbangan sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) yang ditandatangani Vice President Safety and Economic Regulation GACA, Mohammed R Berenji.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurut Khofifah yang juga Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU (YPTS-NU) "Khadijah" Surabaya itu, larangan Saudi Arabia hendaknya juga menjadi pelajaran bagi pemerintah terkait diplomasi Indonesia di luar negeri.

"Itu harus menjadi catatan bagi pemerintah kita, apakah kinerja Menteri Luar Negeri memang lemah dalam diplomasi? Apakah martabat bangsa kita di luar negeri sudah tak diakui? Jadi, Wapres dan Menlu harus turut menyelesaikan soal itu," ungkapnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Karena itu, katanya, sikap tegas Menag juga harus dipahami masyarakat sebagai upaya untuk mempertahankan martabat bangsa agar tidak diinjak-injak bangsa lain.

Secara terpisah, Kepala Kanwil Depag Jawa Timur, M Roziqi, menyatakan rencana pencekalan penerbangan dari pemerintah Saudi Arabia itu belum mempengaruhi kesiapan para jamaah calon haji (JCH) di Jatim.

"Hingga kini, belum ada satu daerah yang melaporkan adanya gejolak atau resah, sehingga para jamaah calon haji di Jatim dapat dikatakan tidak terpengaruh dengan informasi yang dapat menggagalkan mereka beribadah haji," tuturnya. (ant/sbh)Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan IMNU, Nahdlatul Ulama, Pendidikan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock