Rabu, 15 Mei 2013

Lakukan Pertukaran Pelajar, Pesantren Nuris Sebar Islam Nusantara di ASEAN

Singapura, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Gerak langkah Pondok Pesanten Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember, Jawa Timur sudah merambah lintas negara. Lembaga yang dibinanya, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Nuris, belum lama ini menggelar Nuris Student Exchange Program (NSEP), yaitu sebuah program pertukaran pelajar antara Nuris dengan negara pelajar negara jiran seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.?

Lakukan Pertukaran Pelajar, Pesantren Nuris Sebar Islam Nusantara di ASEAN (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakukan Pertukaran Pelajar, Pesantren Nuris Sebar Islam Nusantara di ASEAN (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakukan Pertukaran Pelajar, Pesantren Nuris Sebar Islam Nusantara di ASEAN

Kali ini Nuris mengirimkan 12 pelajar yang telah dipersiapkan secara khusus untuk mengemban amanah visi internasional Nuris selama satu bulan di tiga negara yang serumpun itu. Mereka diberi tugas untuk mengajar di berbagai lembaga seperti Annuban (Taman Kanak-kanak/TK), Prakthom (Sekolah Dasar/ SD), dan Mattahayom (Sekolah Menengah Pertama/ SMP). Mata pelajaran yang diajarkan yakni, Al-Qur’an, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia.?

"Selain itu, mereka juga belajar kebudayaan kepada masyarakat dan keislaman kepada ulama-ulama di sana," tutur pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Robith Qoshidi kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan, Senin (4/4).

Menurut Gus Robith, sapaan akrabnya, pertukaran pelajar dengan lembaga di tiga negara tersebut merupakan kelanjutan dan inovasi kegiatan Program Abdi Masyarakat (PAM) ? yang telah dilakukan Nuris selama ini. Mereka mengajar Al-Qur’an, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan kitab kuning di berbagai pesantren di Jember.?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

"Tujuannya jelas, untuk belajar mengabdi sekaligus mengamalkan ilmunya di masyarakat. Kalau ke mancanegara, selain belajar dan mengajar, juga dapat mempererat tali persaudaraan khususnya sesama muslim di tiga negara tersebut," cetusnya.

Sementara itu, Kepala MA Unggulan Nuris, Balqis Al-Humairo, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat positif dan membanggakan. Selain dapat mengimplementasikan ilmunya, juga bisa menambah wawasan dan pengalaman yang nantinya dapat direalisasikan di Nuris sendiri. "Terus terang kami bangga dengan mereka. Mereka adalah pelajar pilihan," ungkapnya.

Sebelumnya MA Unggulan Nuris sudah kedatangan dua siswa dari Thailand yang hingga kini masih betah belajar di kampus Nuris. Menurut Balqis, kegiatan pertukaran pelajar tersebut akan terus berlanjut pada tahun ajaran berikutnya. Ia berharap agar pertukaran pelajar ini mampu meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan ketiga negara tersebut. Selain itu, program internasional Nuris ini dapat mempelopori terwujudnya keislaman Nusantara sesuai yang didengungkan dalam Muktamar ke-33 NU 2015 lalu.?

"Islam adalah agama yang moderat dan toleran. Hal inilah yang dipelajari di pesantren Indonesia. Dan harus diketahui dunia bahwa Islam itu sejuk, teduh dan antikekerasan serta menjunjung tinggi toleransi," lanjutnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Halaqoh, Santri Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock