Jumat, 01 Februari 2013

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI

Probolinggo, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gending Kabupaten Probolinggo mengajak para pemuda untuk senantiasa bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser di aula MWCNU Kecamatan Gending, Sabtu (22/4).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pemuda yang ada di Kecamatan Gending. Nantinya mereka akan menjadi bagian dari anggota Banser Kecamatan Gending. Para pemuda Banser tersebut salah satunya bertugas untuk menjadi benteng ulama NU dan mengawal tetap kokohnya NKRI.

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI

Pembukaan DTD Banser ini dihadiri oleh Camat Gending Muhamad Ridwan beserta jajaran Forkopimka Gending, Ketua MWCNU Kecamatan Gending Misnaji serta jajaran pengurus GP Ansor Kota Kraksaan.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Ketua GP Ansor Gending Mahfudz mengatakan, diklat Banser ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan respon atas maraknya gerakan-gerakan Islam radikal yang berusaha merongrong keutuhan NKRI yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal.

“Diklat Terpadu Dasar ini secara garis besar adalah ingin membentuk seorang anggota Banser untuk siap menjadi kader tangguh, profesional, religius, mandiri dan bermartabat,” katanya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurut Mahfudz, diklat terpadu dasar ini merupakan program nasional dari NU yang dilakukan untuk terus melakukan pengkaderan. Kegiatan ini dilakukan untuk membentuk pemuda yang tidak hanya memiliki peran dibidang agama saja tetapi diseluruh bidang. “Tidak hanya memiliki mental spiritual tetapi juga intelektual yang tinggi,” jelasnya.

Dalam DTD ini para peserta dilatih untuk mengusai materi-materi diklat meliputi peraturan lalu lintas, keorganisasian, wawasan kebangsaan, bela negara dan materi ke-NUan dan ke-Aswajaan. Selain melibatkan jajaran PC GP Ansor Kota Kraksaan dan MWCNU Kecamatan Gending, DTD ini juga melibatkan jajaran TNI dan Polri.

“Anggota TNI dan Polri sengaja kami libatkan agar dapat membantu melatih para peserta diklat agar menjadi kader yang tangguh dan profesional. Kader yang benar-benar mampu menjadi benteng ulama NU dan menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara Camat Gending Ridwan berharap agar kegiatan DTD ini mampu menghasilkan kader Banser yang mampu membantu program pemerintah di Kecamatan Gending. Sehingga bisa tercipta sinergitas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Syariah Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock