Sabtu, 26 Maret 2011

Prof Maksum: ABG Makin "Jijik" dengan Pertanian

Yogyakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Minat kalangan ABG atau anak baru gede terhadap bidang pertanian semakin merosot. ABG bahkan makin "jijik" dengan sektor ekonomi yang membersarkan mereka di desa.

Demikian dikatakan Guru Besar Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Dr H Mohammad Maksum. Menurutnya, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia ke-63 kemarin tidak banyak bermakna bagi pengembangan sektor pertanian.

Prof Maksum: ABG Makin Jijik dengan Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Maksum: ABG Makin Jijik dengan Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Maksum: ABG Makin "Jijik" dengan Pertanian

”Inti persoalannya adalah bahwa sektor pertanian ini nyaris tidak memiliki janji ekonomis, sektor yang dipermasalahkan. Padahal kinerja ekonomis sektor ini yang sebenarnya harus digenjot,” katanya kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan di Yogyakarta, Senin (25/8).

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dikatakan Prof Maksum yang juga Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta, rasa kemerdekaan bangsa Indonesia mestinya terusik lagi ketika menyaksikan eksportasi getah karet, misalnya, yang makin membengkak. Sementara itu importasi ban mobil ke Indonesia sangat besar.

”Importasi ban Bridgestone, Genlop, RTRadial, makin tinggi dan memacetkan jalan raya RI. Eksportasi getah diimbangi dengan impor ban mobil, bukan pengembangan pabrik ban dengan nilai tambah hulu-hilirnya,” katanya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Maksum mengeluhkan, sistem tataniaga dan industri pertanian telah lama tidak dibangun sebagai kepentingan nilai tambah dan rakyat tani. Sektor ini telah lama diabaikan dalam sistem pembangunan nasional.

Akibatnya nilai tambahnya menjadi terbatas dan pada gilirannya sektor ini menjadi sektor anak tiri yang tidak menjanjikan masa depan.

”Tentu janji masa depan ini penting sekali bagi ABG. Ketika sektor ini tidak menjanjikan perekonomian dan masa depan yang menarik, maka wajar sekali kalau ABG makin jijik dan menjauhi sektor pertanian, yang dalam benak publik dan khususnya ABG tanpa masa depan dan kemerdekaan,” katanya.

Dikatakan Maksum, pemerintah mempunyai tantangan serius untuk membangun sektor pertanian. Kebijakan yang dzalim terhadap sektor pertanian menyebabkan sektor ini tidak menarik bagi kalangan ABG. ”Sistem pembangunan pertanian harus berbenah diri dan dirombak total,” katanya. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Fragmen, Doa, Pesantren Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock