Selasa, 20 Mei 2008

Beda Pilihan di Pilkada, Rakyat Indonesia Tetap Bersaudara

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 yang dilaksanakan Rabu (15/2/2017) cukup menguras tenaga dan pikiran masyarakat Indonesia lewat munculnya berbagai polemik dan perdebatan, khususnya perhelatan Pilkada di DKI Jakarta.

Namun, menurut Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU H Rumadi Ahmad, walaupun berbeda pilihan, masyarakat Indonesia tetap bersaudara. Prinsip ini penting untuk tetap menjaga keharmonisan dan persatuan bangsa.

Beda Pilihan di Pilkada, Rakyat Indonesia Tetap Bersaudara (Sumber Gambar : Nu Online)
Beda Pilihan di Pilkada, Rakyat Indonesia Tetap Bersaudara (Sumber Gambar : Nu Online)

Beda Pilihan di Pilkada, Rakyat Indonesia Tetap Bersaudara

“Seberapa pun jarak yang membedakan kita dalam proses Pilkada, kita semua tetap bersaudara,” ujar Rumadi saat dihubungi Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan, Rabu (15/2) di Jakarta.

Dia tidak memungkiri bahwa pilihan politik memang kerap menimbulkan konflik di antara anak bangsa. Padahal kendaraan politik merupakan sarana mengelola negara untuk mewujudkan masyarakat sejahtera secara keseluruhan.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Apapun pilihan politikmu, kita semua tetap bersaudara,” tegas Dosen Pascasarjana STAINU Jakarta ini.

Rumadi menyayangkan jika proses demokrasi dalam bentuk Pilkada tersebut menimbulkan kekisruhan tak berkesudahan sehingga merusak persaudaraan.

“Kalau ada orang yang demi Pilkada merusak persaudaraan, itu seperti pepatah Jawa: golek upo, kelangan sego (mencari sepotong nasi, kehilangan nasi),” ucap pria yang juga Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) ini. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Meme Islam, PonPes, Doa Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock