Jumat, 14 Oktober 2005

Korp PMII Putri Subang Dampingi TKW

Subang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Korps PMII Putri (Kopri) Cabang Kabupaten Subang melakukan advokasi dan pendampingan terhadap seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Subang yang menjadi korban majikannya di Saudi Arabia, Selasa(12/2).

Korp PMII Putri Subang Dampingi TKW (Sumber Gambar : Nu Online)
Korp PMII Putri Subang Dampingi TKW (Sumber Gambar : Nu Online)

Korp PMII Putri Subang Dampingi TKW

"Selama 2 tahun saya tidak digaji, tapi ketika dimintai pertanggungjawabannya, dia (Majikan,red) malah mengklaim sudah memberikan seluruhnya ke agen dimana dulu saya disalurkan,” kata Arisah (32) binti Syurif Ahmad, TKW asal Ds. Cigugur, Kec. Pusakajaya, Kab. Subang ini. 

“Tapi, begitu saya tanya ke agen, saya bukannya mendapat info yang baik, malah saya dibentak-bentak dan disuruh berangkat kerja lagi ke lain negara. Dengan kondisi seperti ini saya tidak tahan dan terpaksa saya minta bantuan KBRI yang kemudian saya difasilitasi pulang ke kampung halaman dengan membawa pakaian yang saya pakai saja," ungkapnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Ketua Korps PMII Putri Cabang Subang, Neneng Nurhasanah menegaskan pihaknya akan melakukan upaya untuk membantu TKW yang menjadi korban tersebut.

"Secara psikologis, dia (TKW,red) menjadi terganggu lantaran sikap yang dia dapatkan selama mengadu nasib di negeri yang kaya akan minyak tersebut. Untuk itu, kami akan mengupayakan pendampingan paling tidak akan menembus kepada Pemerintah untuk bisa membantu dan mencari solusi," tegas Neneng.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Neneng menambahkan, upaya yang dilakukan pemerintah hari ini masih terkesan lambat terkait banyaknya jumlah korban yang dialami oleh TKW.

"Ini bukan kali pertama kita temukan. untuk itu, dengan pendampingan ini diharapkan semua pihak dapat bertanggungjawab atas musibah yang dialami oleh para TKW yang lainnya. agar kemudian hak-hak mereka sebagai manusia dan warga negara yang dipayungi oleh undang-undang menjadi terlindungi," pungkas aktivis perempuan kelahiran 9 Maret 1990 ini.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ade Mahmudin

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Amalan, Nahdlatul Ulama Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock