Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Setda Pemkab Kepulauan Sula Studi Banding ke NU Care-LAZISNU

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Sebanyak 11 orang perwakilan dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berkunjung, silaturahmi ke kantor NU Care-LAZISNU, di gedung PBNU Jakarta Pusat, Jumat (20/10) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Studi Banding dan Bimbingan Teknis Manajemen ZIS (Zakat, Infak, Sedekah).

Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Pemkab Sula, Haryono Subiyanto menyampaikan maksud kedatangan ke NU Care-LAZISNU untuk mengembangkan potensi pemberdayaan umat di Kepulauan Sula. 

Setda Pemkab Kepulauan Sula Studi Banding ke NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Setda Pemkab Kepulauan Sula Studi Banding ke NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Setda Pemkab Kepulauan Sula Studi Banding ke NU Care-LAZISNU

“Kepulauan Sula, satu daerah yang masuk dalam kategori daerah terpencil, tertinggal, terletak di provinsi Maluku Utara, saya pikir harus mendapat perhatian khusus. Program-program pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan umat sangat perlu kita laksanakan di sana,” ucap Haryono.

Haryono mengungkapkan, Pemkab bersama dengan PCNU Sula berkomitmen agar LAZISNU bisa hadir dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Sula. Ia juga menjelaskan, masyarakat Sula mayoritas Nahdliyin.

“Lebih dari sembilan puluh persen masyarakat Sula adalah muslim. Dan secara amaliah, adalah amaliah Nahdlatul Ulama,” jelas Haryono, yang juga Sekretaris PCNU di Kabupaten Sula.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Ia menegaskan, silaturahmin ke NU Care-LAZISNU sebagai langkah awal untuk membentuk, menghadirkan, dan mengembangkan LAZISNU di Sula.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Ini adalah langkah awal kita, dan kita berkomitmen setelah pulang dari sini kita akan langsung membentuk kepengurusan LAZISNU. Kita ingin bisa memaksimalkan potensi pemberdayaan Nahdliyin di sana. Harapannya, ke depan para mustahiq yang ada di Sula bisa menjadi muzaki,” pungkasnya.

Ketua NU Care-LAZISNU Syamsul Huda menyambut baik silaturahmi Setda Pemkab Sula dan berharap ada manfaat yang bisa diambil dari LAZISNU oleh peserta Studi Banding dan Bimtek Manajemen ZIS.

“Ini adalah awal. Ini tugas kita bersama untuk memberdayakan ekonomi Nahdliyin, termasuk di Kepulauan Sula. Semoga dari kunjungan ada manfaat yang bisa diambil dari LAZISNU,” tutur Syamsul.

Bimbingan Teknis Manajemen ZIS diisi oleh beberapa manajer NU Care-LAZISNU, antara lain Manajer Administrasi dan Umum, Ahyad Alfida’i; Manajer Fundraising, Nur Rohman; dan Manajer Penyaluran dan Pendayagunaan, dan Slamet Tuharie. (Wahyu Noerhadi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Aswaja, Quote Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Selasa, 30 Januari 2018

LKNU-LBMNU Bahas Peraturan Pemerintah tentang Pelegalan Aborsi

Jakarta,Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) membahas praktik aborsi yang dilegalkan pemerintah. Pembahasan tersebut berlangsung di lantai 5 Gedung PBNU Jakarta Rabu (1/10).

LKNU-LBMNU Bahas Peraturan Pemerintah tentang Pelegalan Aborsi (Sumber Gambar : Nu Online)
LKNU-LBMNU Bahas Peraturan Pemerintah tentang Pelegalan Aborsi (Sumber Gambar : Nu Online)

LKNU-LBMNU Bahas Peraturan Pemerintah tentang Pelegalan Aborsi

Pembahasan tersebut menelaah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang di dalamnya terdapat bagian ada aborsi bagi korban perkosaan sebagai bagian dari darurat medis.

“Kegiatan ini diadakan salah satunya dalam rangka untuk menyatukan pandangan dari segi medis dan hukum fikih,” kata Ketua PP LKNU Imam Rosjidi, Rabu (01/10) di Lantai 5 Gedung PBNU Jakarta.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Sementara Ustadz Mahbub Maafi dari PP LBMNU memaparkan bahwa peraturan pemerintah ini menurutnya masih prematur sehingga memerlukan kajian yang sangat mendalam sehingga tidak menjadi kontroversi di masyarakat.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Misal di Pasal 31 ayat 2 yang menyatakan bahwa tindakan aborsi akibat perkosaan hanya dapat dilakukan apabila usia kehamilan paling lama berusia 40 hari dihitung sejak hari pertama haid terakhir, hitungan 40 hari ini masih multitafsir,” terang Mahbub.

Sementara dari pihak Kementerian Kesehatan, Dwi Okta Amalia menuturkan, draft PP masih dalam proses pembahasan dan penyusunan. “Sebab itu masih butuh banyak masukan dari berbagai pihak,” terangnya.

Peraturan pemerintah ini, lanjutnya, benar-benar dibahas, disusun dan didiskusikan secara serius dan hati-hati sebelum positif dilahirkan.

Acara bertajuk “Bahtsul Masail Tentang Hukum Aborsi (Membedah PP 61/2014 Tentang Kesehatan Reproduksi) tersebut dihadiri Syuriah PBNU KH. Masdar Farid Masudi, Katib Syuriah PBNU KH. Afifuddin Muhajir dan dari PP RMI NU Ustadz Miftah Faqih. (Fathoni/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Fragmen, Quote, Pondok Pesantren Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Jumat, 26 Januari 2018

Meriah, Pesantren Tremas Gelar Lomba Takbir Keliling

Pacitan, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar... Pekikan takbir berkumandang di halaman masjid Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan Jawa Timur. Para santri bersama masyarakat Desa Tremas meramaikan perayaan hari raya Idul Adha 1435 H dengan Lomba Takbir Keliling, Sabtu (4/10) malam.

Meriah, Pesantren Tremas Gelar Lomba Takbir Keliling (Sumber Gambar : Nu Online)
Meriah, Pesantren Tremas Gelar Lomba Takbir Keliling (Sumber Gambar : Nu Online)

Meriah, Pesantren Tremas Gelar Lomba Takbir Keliling

Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, lautan manusia memenuhi kompleks Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan. Mereka datang untuk mengikuti pawai lomba takbir keliling yang digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) 2014.

Lomba takbir keliling dibuka secara resmi oleh ketua kegiatan, Ust.Agus Salim. Ia menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan wujud rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW serta dalam rangka mensyukuri karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Lomba takbir keliling mengambil start di halaman masjid Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan menuju arah kota Arjosari, Desa Semo, dan berakhir di kompleks Pondok Tremas. Urutan Lomba dimulai dari santri TPQ Se-Kecamatan Arjosari, disusul oleh Santri Putri, selanjutnya masyarakat Desa Tremas, lalu santri Putra Pondok Tremas.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dari pantauan, sejauh 5 KM kemacetan lalu lintas terjadi? di sepanjang jalan yang dilalui peserta lomba, kendaraan yang masuk dari arah Ponorogo ataupun dari arah kota Pacitan terpaksa diberhentikan sementara oleh pihak keamanan dari Polsek Arjosari dan gabungan Polres Pacitan. Namun kemacetan dapat diurai berkat kedisiplinan para pengguna jalan.

Puluhan ribu orang dari penjuru pacitan tumpah ruah menyaksikan pawai takbir keliling tersebut, para peserta lomba malam tadi menampilkan beberapa kreasi seninya, diantarnya Replika hewan kurban, masjid, Kapal, mobil hias dll. Lomba takbir keliling yang digelar tiap tahun ini merupakan agenda rutin yang sangat ditunggu oleh seluruh masyarakat pacitan.

Lantunan suara takbir terus dikumandangkan oleh seluruh peserta lomba, yang sangat menarik adalah ikut sertanya masyarakat yang sudah berusia lanjut menjadikan acara lomba terasa sangat khidmat.

Selain santri Pondok Tremas, keluarga besar Pondok Pesantren Al Fattah Kikil Arjosari juga menggelar acara serupa dengan star di halaman pesantren setempat.

Tampak hadir dalam acara pembukaan dan pelepasan pawai takbir keliling, Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan KH. Luqman Harist, KH. Hammad Al Alim, KH. Muhammad Habib dan KH. Abdillah Nawawi. (red/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Quote Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Rabu, 17 Januari 2018

LPBINU Sampang Kembali Terima Donasi untuk Muslim Rohingya

Sampang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan



Penderitaan umat Muslim Rohingya di Myanmar menggugah hati hati ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan para santri di Sampang, Madura, Jawa Timur. Mereka kemudian mengumpulkan uang secara serentak pada Rabu, (4/10). Mereka berhasil mengumpulkan uang sebesar 8 juta Rupiah.

LPBINU Sampang Kembali Terima Donasi untuk Muslim Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBINU Sampang Kembali Terima Donasi untuk Muslim Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBINU Sampang Kembali Terima Donasi untuk Muslim Rohingya

Kemudian uang itu diserahkan pengasuh Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, KH Mahrus Abdul Malik. Kiai Mahrus lalu menyerahkannya kepada Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Sampang, Mohammad Hasan Jailani.

"Muslimat Desa Jrengoan dan santri putri merasa peduli. Akhirnya dengan kesadaran sendiri para Muslimat dan santri putri mengumpulkan dana. Alhamdulillah terkumpul 8 juta 50 ribu. Ada yang ngasih 10 ribu, 5 ribu, pokoknya seadanya, seikhlasnya,” tuturnya.

Sumbangan ini, lanjut Kiai Mahrus, untuk meringankan beban penderitaan kaum muslim Rohingya yang teraniaya yang didzalimi. 

"Umat Islam itu kan satu jasad. Kalau disakiti satu, semua ikut sakit," tegas salah satu kiai berpengaruh di Madura ini, sembari mendoakan semoga penderitaan Muslim Rohingya segera berlalu.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Sementara itu, ketua LPBINU Sampang, Mohammad Hasan Jailani menjelaskan, donasi yang diterimanya ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya donasi dari PC NU Sampang.

"Alhamdulilah respon meringankan duka muslim rohingnya semakin hari semakin bertambah. Kemarin dari keluarga besar PCNU Sampang. Hari ini keluarga besar santri dan Muslimat Pondok Pesantren Al Ihsan desa Jrangoan. Sesegera mungkin LPBINU Sampang uang itu kami kirimkan ke rekening LPBINU di Jakarta. Sekali lagi terima kasih kami sampaikan kepada KH Mahrus Abdul Malik atas kepeduliannya," ujar pria yang akrab dipanggil Mamak. 

Wakil Sekertaris PCNU setempat, Khoirur Roziqin berharap, sumbangan bagi Muslim Rohingya terus mengalir dari warga Nahdliyin.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

"Sumbangan bisa dikirim langsung ke LPBINU pusat dengan nomer rekening 7108 8816 44 bank Mandiri Syariah. Atau bisa melalui LPBINU Sampang," pungkasnya. (Hadji/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Quote Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Minggu, 07 Januari 2018

Sentilan Umar bin Khattab untuk Penampilan Para Suami

Alkisah, Khalifah Umar bin Khattab radliyallahu ‘anhu kedatangan seorang perempuan yang mengadu padanya. Ia membawa serta suaminya yang tampak lusuh, kusut, bajunya acak-acakan, serta berpenampilan tidak menarik. Sangat tidak sedap dipandang.

Dalam aduan itu, sang perempuan itu berbisik kepada Khalifah Umar, “Wahai amirul mu’minin, ini suami saya...”

Umar bin Khattab merasa peka soal ini. Segera seorang staf kekhalifahan diminta olehnya untuk membawa suami sang perempuan untuk bercukur, mandi, memberi pakaian yang bagus dan wewangian. Sang perempuan pun diminta menunggu dahulu tidak jauh dari sana.

Sentilan Umar bin Khattab untuk Penampilan Para Suami (Sumber Gambar : Nu Online)
Sentilan Umar bin Khattab untuk Penampilan Para Suami (Sumber Gambar : Nu Online)

Sentilan Umar bin Khattab untuk Penampilan Para Suami

Suami perempuan itu sudah usai berbenah. Ia menjadi jauh lebih mendingan. Khalifah Umar bin Khattab memujinya, dan berkata, ”Sudah selesai. Bawalah istrimu pulang.”

Pria tadi keluar dengan percaya diri, di belakangnya Khalifah Umar mengikuti. Ia hampiri sang istri, lalu ia mengulurkan tangan kepada istrinya untuk mengajak pulang. Perempuan tadi merasa enggan. Siapa sih orang ini? Berani macam-macam sekali mengulurkan tangan padaku?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Lho, apakah kau hendak menunjukkan keenggananmu di hadapan amirul mu’minin, pemimpin umat Islam?”

Perempuan tadi terkejut. Suaranya ia kenal betul, pria yang mengajak pulang ini adalah benar suaminya. Ia pun tersenyum-senyum, lalu menggaet tangan suaminya dengan ceria. Sepasang suami istri ini berterima kasih kepada Khalifah Umar bin Khattab. Sebelum berpisah, Umar bin Khattab berkomentar:

“Beginilah semestinya seorang suami berlaku pada istrinya. Sungguh, para istri pasti senang melihat para suami berhias diri dan berpenampilan indah, sebagaimana juga para suami, pasti senang melihat istri mereka berdandan cantik dan berpenampilan menarik.”

Nah, para suami, masih meremehkan pentingnya penampilan di depan istri?

(Muhammad Iqbal Syauqi)

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Kisah disarikan dari buku “Yang Ringan Yang Jenaka” karya Prof. M. Quraish Shihab, dengan pengubahan seperlunya.

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Quote Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Sabtu, 06 Januari 2018

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan

Pringsewu, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Satu Hati, Satu Janji Pramuka Maarif Terwujud Dalam Satya Dharma Bhakti. Inilah tema besar yang diangkat Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Maarif Kabupaten Pringsewu dalam Kegiatan Perkemahan Maarif Cabang (Permacab) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2017.

Ketua Sako Maarif Pringsewu Mustangin menjelaskan Permacab yang akan digelar ketiga kalinya ini akan digelar di Kompleks Gedung NU Pringsewu selama 3 hari mulai 20 sampai dengan 22 Oktober 2017.

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan

"Permacab III akan diikuti oleh Pramuka Penggalang dan Penegak dari Madrasah dan Sekolah di Kabupaten Pringsewu dengan masing-masing mengirimkan 1 regu putera dan 1 regu puteri dengan setiap regu terdiri dari 8 orang," jelasnya setelah Rapat Panitia Kegiatan di Gedung NU, Ahad (8/10).

Selain memperingati HSN 2017, perkemahan ini diharapkan mampu meningkatkan apresiasi kaum muda terhadap gerakan pramuka. "Kita menginginkan Pramuka Sako Maarif mengembangkan nilai-nilai Sesosif yaitu spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisikal," harapnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dalam kegiatan tersebut tuturnya, akan digelar berbagai kegiatan dan lomba di antaranya lomba pionering, MTQ, tahlil, pidato, baris berbaris dan hadrah.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

"Puncak acara ini akan ditutup dalam upacara peringatan HSN yang akan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pringsewu sekaligus pengumuman pemenang perlombaan," jelasnya.

Permacab kali ini menurutnya juga merupakan ajang persiapan dan seleksi bagi pramuka Pringsewu untuk menghadapi Perkemahan Wirakarya Maarif Nasional (Perwimanas) 2018 yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung.

"Lampung akan menjadi tuan rumah Perwimanas 2018. Untuk dikabupaten mananya masih dalam proses penentuan. Kalaupun nantinya ditempatkan di Kabupaten Pringsewu, Insyaallah kami siap," tegasnya. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Quote Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Lajnah Falakiyah Rukyat Awal Rajab

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) akan melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Rajab 1433 H. Rukyat dilaksanakan Senin (21/5) sore, bertepatan dengan 29 Jumadal Tsaniyah 1433 H.

Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit akan dilaksanakan di sedikitnya 90 titik strategis di seluruh Indonesia.

Lajnah Falakiyah Rukyat Awal Rajab (Sumber Gambar : Nu Online)
Lajnah Falakiyah Rukyat Awal Rajab (Sumber Gambar : Nu Online)

Lajnah Falakiyah Rukyat Awal Rajab

“Dari sudut derajatnya sih sudah dapat dirukyat, nanti kita lihat hasil rukyatnya,” kata KH A. Ghazalie Masroeri, Ketua Pengurus Pusat LFNU dihubungi Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan di Jakarta, Senin (21/1).

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Data hisab dalam almanak PBNU yang diterbitkan oleh LFNU menunjukkan, ijtima’ atau konjungsi telah terjadi pada hari ini, pukul 06.42 WIB. Untuk markaz Jakarta, hilal pada saat matahari terbenam nanti sudah berada di ketinggian 3,27 derajat dengan posisi miring ke utara, dan akan berada di ufuk selama 18 menit 20 detik.

Dengan pertimbangan waktu ijtima’ dan posisi hilal tersebut diperkirakan tanggal bulan tanggal 1 rajab 1433 akan jatuh pada hari Selasa 22 Mei 2012 besok, dan umat Islam sudah bisa menjalankan puasa sunnah Rajab. Namun ketentuan awal bulan Rajab masih menunggu hasil rukyat nanti sore.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Penulis: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Quote, Doa, Internasional Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock