Selasa, 06 Maret 2018

Songsong Hari Kartini, Fatayat-IPPNU Tebar Inspirasi

Kudus, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Biasanya, menjelang hari Kartini sebagian organisasi wanita sudah sibuk merencanakan kegiatan khusus kaum wanita seperti lomba masak ataupun busana tokoh pejuang zaman dahulu tersebut. Tetapi,sedikit berbeda yang dilakukan oleh PC Fatayat NU dan PC IPPNU Kudus. 

Songsong Hari Kartini, Fatayat-IPPNU Tebar Inspirasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong Hari Kartini, Fatayat-IPPNU Tebar Inspirasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Songsong Hari Kartini, Fatayat-IPPNU Tebar Inspirasi

Sejak Selasa (17/4) kemarin, kedua badan otonom perempuan NU itu memasang puluhan spanduk berisi pesan moral yang inspiratif  pada tempat-tempat strategis di kota kretek ini. Dari spanduk yang dipasang bertema hari Kartini dengan dua tulisan berbeda. 

Pertama, "Kartini masa kini ; Sholih,Cerdas membangun negeri." dan satunya lagi berbunyi  "Semangat Kartini Semangat Perempuan Indonesia ; Belajar,Berilmu,Bertakwa, Penuh Kasih Sayang."

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurut sekretaris PC Fatayat NU Kudus Silfia Alfiana, pemasangan spanduk dengan kata-kata inspiratif  ini dalam rangka memperingati hari Kartini 21 April dan Harlah Fatayat ke-62 yang jatuh pada 24 April mendatang. 

"Program ini kita namai tebar inspirasi hari Kartini  guna memberi warna dan pencerahan bagi kaum wanita," katanya kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan, di Kantor PC Fatayat NU Kudus Jl. Pramuka 20, Rabu (17/4).

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Tujuan program ini,jelas dia, untuk mengapresiasi pahlawan wanita Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa Pahlawannya.

"Kaum perempuan Indonesia mampu terinspirasi melanjutkan jejak perjuangan Kartini untuk membangun negeri ke arah yang lebih baik," tambah Silfia.

Dalam pandangannya, Kartini masa kini itu harus sholikhah, cerdas, selalu belajar, bertaqwa dan memiliki rasa penuh kasih saying antar sesama.

"Melalui pesan-pesan yang kita sampaikan, kaum wanita terutama kader Fatayat dan IPPNU mampu memaknai kembali Kartini masa kini yang sebenarnya," pungkasnya.

Redaktur      : Syaifullah Amin

Kontributor : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Internasional, Pertandingan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock