Selasa, 06 Februari 2018

Partai Komunitas Batu

Saat ini sepertinya keberadaan batu mulia dan batu akik sedang ada di puncak kejayaan. Pasalnya hampir sebagian besar wilayah di Indonesia seolah tak ada bosannya ketika membicarakan dan bermain dengan batu itu.

Salah satu tempat yang saat ini sering dijadikan tempat berinteraksi para pecinta batu akik adalah Kantor DPC PKB Subang, Jawa Barat.

"Sekarang itu di Kantor DPC PKB sedang ramai batu, jarang sekali membahas politik, kalau sudah kumpul, wah ada yang lagi gosok-gosok, nyenterin batu, ada juga yang ngetes, karena ada yang punya alatnya misalnya dites bunyi nit.nit.nit skala enam misalnya," kata Bambang Herlambang, salah seorang pengurus DPC PKB Subang.

Partai Komunitas Batu (Sumber Gambar : Nu Online)
Partai Komunitas Batu (Sumber Gambar : Nu Online)

Partai Komunitas Batu

Ternyata, kata Bambang, bukan hanya pengurus DPC PKB Subang saja yang jadi pecinta batu akik, dari DPC Partai lain pun banyak juga.

"Kalau sudah sore, kumpul temen-temen dari Gerindra, dari Hanura sampai malam, ya gitu aja, mainin batu aja," tambahnya.

Melihat fenomena di DPC PKB Subang itu, pecinta batu dari Partai Gerindra ada yang berseloroh mengenai akronim PKB.

"Kata yang dari Gerindra, wah ini mah PKB singkatannya Partai Komunitas Batu Kabupaten Subang," katanya. (Aiz Luthfi)

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Doa, Berita Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock