Senin, 01 Januari 2018

STAINU Jakarta Kerja Sama dengan Persaudaraan Maroko-Indonesia

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta dan Organisasi Persaudaraan Maroko-Indonesia menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (13/11) malam.

STAINU Jakarta Kerja Sama dengan Persaudaraan Maroko-Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
STAINU Jakarta Kerja Sama dengan Persaudaraan Maroko-Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

STAINU Jakarta Kerja Sama dengan Persaudaraan Maroko-Indonesia

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua STAINU Jakarta KH Mujib Qulyubi dan Ketua Organisasi Persadaraan Maroko-Indonesia Prof Dr Mariam Ait Ahmed usai kuliah umum “ad-Dirasah al-Islamiyah, Mafhumuha wa Majaluha”.

Isi kesepakatan di antaranya adalah pertukaran pengenalan budaya dan kunjungan ilmiah di kalangan ulama dan budayawan Indonesia-Maroko. Keduanya juga berkomitmen melaksanakan proyek pengembangan disiplin, pemikiran, dan ekonomi Islam, serta bahasa Arab dan penerjemahan.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Menerjemahkan kitab-kitab dari bahasa Indonesia ke Arab dan dari Arab ke Indonesia,” bunyi salah satu butir dalam lembar nota kesepahaman (MoU) berbahasa Arab tersebut.

Prof Mariam mengaku senang dapat menjalin hubungan baik dengan Indonesia. Secara hisotris, hubungan sudah dipraktikan sejak kakeknya Ibnu Batutah pada abad keenam hijriyah. Presiden Sukarno juga merupakan pendorong kuat kemerdekaan Maroko dari penjajah.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Hubungan saya dengan Indoensia lebih dari sekadar nasionalitas, yaitu rasa cinta,” kata guru besar perbandingan agama Universitas Ibnu Thufail Maroko ini.

Mujib menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kerja sama pihak Maroko selama ini. Menurut dia, Prof Mariam banyak berjasa melancarkan kegiatan para pelajar NU di Maroko, termasuk mahasiswa STAINU Jakarta yang belajar di Universitas Ibnu Thufail.

“Beliau (Prof Mariam, red.) ini menjadi ibu bagi para mahasiswa kita yang ada di sana. Kontribusi beliau tak diragukan lagi,” pujinya.

Redaktur : Hamzah Sahal

Penulis ? : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Kiai, Khutbah Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock