Senin, 15 Januari 2018

Antusias, Kartanu di Pesantren Bahrul Ulum Sampai Jam 9 Malam

Jombang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Pesantren yang terletak di Tambakberas Jombang ini menjadi kebanggaan bagi pelaksanaan Kartanu. Bahkan untuk kali ketiga, pesantren menjadi saksi sejarah antuasias para santri dan penduduk setempat.

Antusias, Kartanu di Pesantren Bahrul Ulum Sampai Jam 9 Malam (Sumber Gambar : Nu Online)
Antusias, Kartanu di Pesantren Bahrul Ulum Sampai Jam 9 Malam (Sumber Gambar : Nu Online)

Antusias, Kartanu di Pesantren Bahrul Ulum Sampai Jam 9 Malam

Sejak pagi hingga jam sembilan malam, para petugas Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) harus siap di Gedung Serba Guna KH Chasbulloh Sa’id area Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Ini sebenarnya pengalam kali ketiga bagi panitia untuk melakukan pemotretan Kartanu.?

“Yang pertama pada saat launching Kartanu, kemudian pada pemotretan kedua serta hari ini untuk ketiga kalinya,” kata Affandi. Sebenarnya jadual pemotretan harusnya di MWC Kesamben.?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Namun karena pengurus di kecamatan tersebut belum siap, akhirnya dialihkan ke sini,” tandasnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Bukan semata pengalihan jadual, namun panitia bekerja secara total. “Seluruh alat Kartanu yang berjumlah empat unit dihadirkan di pesantren ini,” katanya. Padahal untuk satu unit, dibutuhkan empat operator.?

Hal ini dilakukan karena setidaknya ada dua ribu lembar yang akan diproses. ? “Karenanya kami turun full team,” kata pria asli Baweaan Gresik ini.?

Diluar itu semua, panitia merasa salut dengan kiprah pengurus khususnya Ketua MWC NU Jombang, KH Asharun Nur.?

“Pak Asharun selalu hadir di setiap kegiatan pemotretan,” katanya. Hal itu tentu saja membuat warga yang sempat didatangi merasa puas dan bangga lantaran pimpinannya juga terlihat sibuk dan menyapa mereka.

Untuk pemotretan kali ini, setidaknya telah siap diproses sekitar seribu lima ratus lembar Kartanu. Sedangkan untuk periode kedua saat susulan kemarin berjumlah sekitar seribu lima ratus buah.?

“Jombang kota memang beda dengan MWC lain,” katanya.

Dengan sejumlah pesantren besar yang dimiliki, sebenarnya sukses Kartanu di MWC NU Jombang dapat menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal yang sama. Sejumlah MWC memiliki sejumlah pesantren di wilayahnya.?

“Ini sangat bergantung kepada para pimpinan NU setempat untuk silaturahim kepada pengasuh pesantren setempat,” katanya.?

“Kalau di Jombang kota saja bisa, pastinya di tempat lain juga bisa kan?” pungkasnya.?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor:Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Cerita, Habib Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock