Minggu, 07 Januari 2018

Ada Transaksi Psikologis pada Jual-Beli ala Warung Kelontong

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Anggota Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Endin Sofihara menilai proses transaksi  jual-beli di warung-warung kelontong tidak hanya terjadi transaksi dalam hal ekonomi, melainkan juga memiliki transaksi psikologis. Hal itu, kata Endin, karena terjadi saling menghargai antara pembeli dan penjual.

Demikian dikatakan Endin pada forum diskusi yang mengangkat tema NU dan Pemberdayaan Ekonomi di lantai delapan, Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (13/11).

Ada Transaksi Psikologis pada Jual-Beli ala Warung Kelontong (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Transaksi Psikologis pada Jual-Beli ala Warung Kelontong (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Transaksi Psikologis pada Jual-Beli ala Warung Kelontong

"Jadi kalau pembelinya kiai, atau profesor atau pak haji pasti terjadi hubungan psikologis di antara mereka," katanya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Berbeda dengan pola penjualan seperti Indomaret atau Alfamart yang menurutnya tidak mengenal adanya transaksi psikologis.

"Yang dia kenal adalah siapa bayar siapa dilayani. Ini sebuah perilaku kapitalis yang sangat luar biasa," ujar pria yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 1999-2004 dari Partai Persatuan Pembangunan ini.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurutnya, perilaku transaksi kapitalis bukan hanya akan mengikis akan ekonomi warga NU tetapi juga akan mengikis pola hubungan kekerabatan antar sesama warga masyarakat.

"Kita menginginkan terjadinya sebuah konsepsi ekonomi untuk warga NU. NU untuk jadi produsen dan konsumen. Setiap transaksi penjualan atau pembelian tetap menjaga kekerabatan dan keharmonisan antarwarga," terang pria kelahiran Pandeglang ini.

Hadir pada diskusi tersebut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH Masduki Baidlowi, Wasekjen PBNU H Andi Najmi Fuadi, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Rumadi Ahmad, Wakil Ketua Lakpesdam NU KH Marzuki Wahid, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) KH Abdul Moqsith Ghozali, dan lain-lain. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan IMNU Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock