Senin, 18 Desember 2017

Pemda Subang dan GP Ansor Kompak Lakukan Apel Kebhinnekaan

Subang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang mengikuti Apel Kebhinekaan yang digelar oleh Pemerintah Daerah di lapangan alun-alun Subang, Selasa (15/11).

Pemda Subang dan GP Ansor Kompak Lakukan Apel Kebhinnekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemda Subang dan GP Ansor Kompak Lakukan Apel Kebhinnekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemda Subang dan GP Ansor Kompak Lakukan Apel Kebhinnekaan

Puncak acara ditandai dengan pembacaan ikrar kebhinekaan yang dibacakan perwakilan masing-masing organisasi masyarakat di hadapan Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih selaku pimpinan apel.

Kegiatan tersebut mengambil tema "Melalui Hikmah Hari Pahlawan ke-71 Tahun 2016 Kita Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Guna Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan NKRI yang Kokoh di Wilayah Kabupaten Subang".

Ketua GP Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinata menegaskan, sebagai bangsa yang memiliki keberagaman yang sangat tinggi, Indonesia sangat berpotensi jika dihadapkan dengan isu-isu sensitif yang mengancam persatuan dan kesatuan.

"Untuk itulah kita bersama jajaran Pimpinan Daerah bertekad bulat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga kita terhindar dari upaya pecah belah," ujar Asep usai apel.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Hal senada diungkapkan Plt. Bupati Subang, Imas Aryumningsih. Menurutnya, potensi disintegrasi bangsa memang ada karena merupakan konsekuensi dari negara besar yang memiliki sedikitnya 1.128 suku bangsa.

"Bukan hanya dari aspek suku bangsa tingkat keberagaman yang di tunjukkan oleh banyaknya agama maupun aliran kepercayaan, namun sekarang tren yang muncul akhir-akhir ini di sejumlah wilayah kecenderungan sebaliknya mulai dari elevasi konflik sosial di berbagai daerah terutama masalah kerukunan antar umat beragama," ujar Imas.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Oleh karena itu, kata Imas, melalui apel besar ini untuk mengingatkan kembali bahwa Kebesaran Bangsa Indonesia dibangun oleh kemajemukan yang telah melalui perjuangan penjajahan selama ratusan tahun.

"Dengan kemajemukan inilah kemudian harus menjadi modal besar dalam pembangunan menciptakan kemajuan bangsa," katanya.

Turut hadir dalam apel besar ini jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah(Muspida) diantaranya Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono, Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, Perwakilan Danlanud Suryadarma, Kolonel Pnb Agus, Danskadik Letkol Tek Nanang, Danskwadron Letkol Pnb Tarmuji, Kepala Pengadilan Yuli SH. MH, Kajari Subang, Candra Yahya Welo, Kemenag Subang, H A Sukandar, Dansub Denpom III/3-2, Kapten Cpm Sarn, para kepala Dinas SKPD, para Camat dan tokoh masyarakat.

Dalam acara tersebut ditampilkan keberagamanan Indonesia salah satunya penampilan seni tari oleh seniman Subang. (Ade Mahmudin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Warta, AlaSantri Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock