Minggu, 26 November 2017

Peringati Hari Kartini, Aktivis Perempuan NU Gelar Aksi

Subang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Puluhan aktivis Perempuan yang terdiri dari Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Kabupaten Subang menggelar aksi unjuk rasa dan seruan moral dengan membagi-bagikan selebaran dan karangan bunga di jantung kota Pamanukan, Ahad (21/4).

Peringati Hari Kartini, Aktivis Perempuan NU Gelar Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Kartini, Aktivis Perempuan NU Gelar Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Kartini, Aktivis Perempuan NU Gelar Aksi

Puluhan aparat yang mengawal aksi tersebut kewalahan saat melerai kemaacetan yang panjang. Namun, para pengguna jalan di kawasan tersebut begitu antusias menyaksikan jalannya aksi yang dilakukan oleh kartini-kartini muda Nahdliyyien tersebut.

Menurut Ketua Kopri Cabang Subang, Neneng Nurhasanah, pihaknya sangat prihatin dengan maraknya kasus-kasus yang mengarah kepada pendiskriminasian terhadap kaum perempuan.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Hal ini terbukti dalam beberapa kasus terakhir yang dialami oleh kaum perempuan masih mendominasi di tengah-tengah kehidupan yang demokratis ini. Kami menuntut kepada Pemerintah agar mampu melindungi kaum perempuan dari penindasan,” tegas Neneng.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Subang, Nurul Jannah bahwa Undang-undang yang memperjuangkan kaum perempuan dirasa belum bisa maksimal dirasakan oleh perempuan itu sendiri.

“Termasuk bagaimana kita menyaksikan kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW,red) yang pada kenyataannya mereka diperjualbelikan di luar negeri. Ini mengindikasikan betapa lemahnya perundang-undangan yang belum dirasakan manfaatnya oleh perempuan.”

“Bahkan, menjelang pemilihan legislatif pun yang mengharsukan ada keterwakilan kuota 30 % perempuan belum bisa menjamin. Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah dan legislatif agar jangan hanya slogan semata memperjuangkan perempuan Indonesia,” pungkasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ade Mahmudin

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Sholawat, Amalan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock