Kamis, 16 November 2017

Fatayat Rembang Turun ke Pelosok Lakukan Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis

Rembang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-67, Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Cabang Rembang, Jawa Tengah menggelar bakti sosial, di daerah pelosok Dusun Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, Ahad (23/4) untuk mengadakan pelayanan kesehatan gratis.

Fatayat Rembang Turun ke Pelosok Lakukan Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat Rembang Turun ke Pelosok Lakukan Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat Rembang Turun ke Pelosok Lakukan Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis

Ketua PC Fatayat NU Rembang Rabiatul Bisyriyah mengaku butuh waktu selama sebulan untuk melakukan persiapan kegiatan tersebut. Mulai dari survei lokasi, menghimpun donasi, hingga mencari bantuan sarana transportasi untuk menuju tempat tersebut medannya cukup ekstrem.

"Bakti sosial kami lakukan, sebagai pembelajaran bagi kita untuk memupuk kepedulian. Kita sadar betul bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya," jelas salah seorang putri Gus Mus ini.

Dipilihnya Dusun Ngotoko sebagai lokasi bakti sosial, karena desa itu berada di wilayah terpencil. Yang lebih mencengangkan lagi, baru dua tahun terakhir teraliri listrik oleh PLN.?

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurut Bisyriyah, kunjungannya di Ngotoko juga untuk kembali mengairahkan aktivitas Fatayat NU di ranting tersebut.

Dengan menggandeng Komunitas Yonet, mereka melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis dan pembagian sembako, alat tulis, alat permainan edukatif, mushaf Al-Quran, serta pakaian layak pakai.

"Jalanan dari Pasedan ke Ngotoko, terjal. Berbatu dan lumayan curam. Alhamdulillah, kami dibantu komunitas jeep, sehingga sampai ke lokasi dan bisa melakukan bakti sosial dengan perasaan riang dan gembira. Senang bisa berbagi di Ngotoko," jelasnya.

Pihaknya berharap, kegiatan bakti sosial bertepatan dengan Harlah Fatayat NU yang diperingati tiap tanggal 23 April bermanfaat dan membawa keberkahan. Kegiatan semacam itu pun diharapkannya berlanjut pada masa mendatang. (Ahmad Asmui/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Warta Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock