Pamekasan, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU SMA Maarif 1 Pamekasan melangsungkan peringatan Hari Lahir (harlah) Ke-62 IPPNU, Kamis (2/3). Acara tersebut dihadiri pengurus IPPNU Pamekasan, dewan guru, tokoh lokal NU, serta para pelajar NU di aula lembaga pendidikan di Desa Terak, Tlanakan, Pamekasan.
Peringatan harlah diwarnai dengan pemberian bunga dan kajian sejarah ke-IPPNUan. Peserta tampak khidmat mengikuti acara dari pembukaan hingga penutupan.
| Penyerahan Bunga Warnai Harlah Ke-62 Pelajar Putri NU (Sumber Gambar : Nu Online) |
Penyerahan Bunga Warnai Harlah Ke-62 Pelajar Putri NU
Dalam kesempatan itu, pemberian bunga dilakukan oleh Ketua IPPNU Masluhah kepada pembina PK IPPNU Nyai Khalilah Mukti. Pemberian bunga tersebut merupakan simbol betapa kader IPPNU harus menebar keharmonisan dan keindahan dalam beragama dan bernegara.Usai serah terima bunga, Cinta IPPNU Diawali dengan Mengenalnya menjadi tema utama yang diulas oleh tokoh NU Kiai Abu Siri.
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Kiai Abu Siri menekankan penjelasannya perihal pengenalan sejarah lahirnya IPNU-IPPNU, serta pengenalan arti dari lambang IPNU dan IPPNU.Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
"Dengan mengenal dan memahami lambang organisasi, diharapkan terlahir kecintaan yang sejati terhadap IPNU dan IPPNU," tukasnya. (Hairul Anam/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Warta, Cerita Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
