Tangerang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Muhammad Ampuh dan keluarganya tak kuasa membendung air mata saat berada di atas pusara Raden Brentle Soegito, seorang pahlawan yang dikubur di TMP Taruna? Kota Tangerang, Banten.
| Forum Anak Cabang Ansor Tangerang Ziarahi Makam Pahlawan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Forum Anak Cabang Ansor Tangerang Ziarahi Makam Pahlawan
"Ini Pakde (paman) saya. Sudah bertahun-tahun kami mencari kemana-mana dan baru kali ini kami temukan," ujar warga Petamburan, Jakarta Pusat, tersebut, di sela ziarah kubur bersama para kader yang tergabung dalam Forum Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang, Ahad (17/8).R. Soegito tercatat gugur pada 25 Januari 1946. Di nisan tersbut tercantum R. Soegito lahir 25 Februari 1922, pahlawan tersebut wafat pada usia 24 tahun, saat berjuang mempertahankan kemerdekaan.
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Menurut Muhamad Ampuh, nama asli pamannya itu Raden Sugito, tambahan Brentle diberikan dari seorang Belanda yang memihak Indonesia saat itu. "Kami sangat bersyukur menemukan makamnya bertepatan dengan adanya keluarga GP Ansor mengadakan ziarah," katanya.Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Kordinator rombongan ziarah makam pahlawan Forum Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kota Tangerang, Abdurrohim mengaku terharu dan berbahagia berada dalam suasana pertemuan tersebut. Menurut dia, R. Sugito pasti punya jasa besar dalam perang kemerdekaan. "Kami datang ke sini juga dalam rangka tawasul mendoakan para pahlawan yang gugur dengan gagah berani memerdekakan Indonesia," katanya.Setelah mendoakan seluruh pahlawan yang dimakamkan di TMP tesebut, kader badan otonom Nahdlatul Ulama itu menggelar doa khusus untuk R. Brentle Sugito dan para pejuang? yang dimakamkan di TMP Taruna. Isak tangis pecah di tengah khusuknya lantunan doa. (Atho/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Halaqoh Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
