Jumat, 24 Februari 2017

MINU Pucang Sidoarjo Terapkan Dua Kurikulum Internasional

Sidoarjo, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Madrasah Ibtidaiyah Maarif Nahdlatul Ulama (MINU) Cambridge International Examination Pucang, Sidoarjo, merupakan sekolah fenomenal di Indonesia. Pasalnya, sekolah itu merupakan satu-satunya madrasah bertaraf internasional yang menerapkan dua kurikulum internasional yakni Cambrige dan International Baccalaureate.

Kepala sekolah MINU Pucang M Hamim Thohari mengatakan, dalam meningkatkan SDM tenaga pendidiknya, rata-rata memiliki kualifikasi S2. Selain itu, dalam satu minggu sekali, madrasah ini mengadakan Kelompok Kerja Guru (KKG) secara internal.

MINU Pucang Sidoarjo Terapkan Dua Kurikulum Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
MINU Pucang Sidoarjo Terapkan Dua Kurikulum Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

MINU Pucang Sidoarjo Terapkan Dua Kurikulum Internasional

"Kami juga mengirimkan tenaga pendidik untuk mengikuti workshop, seminar dan sertifikasi Internasional yang diselenggarakan oleh Cambridge University. Tidak heran MINU Pucang sebutan MI Maarif NU Pucang Sidoarjo memiliki tenaga pendidik terbanyak yang sudah tersertifikasi international dibanding sekolah-sekolah Cambridge yang lain," kata Hamim, Rabu (1/3).

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Lebih lanjut Hamim menjelaskan, peningkatan SDM lainnya dengan menyelenggarakan workshop dari kurikulum International Baccalaureate yang berpusat di Jenewa Swiss. Perwakilan Asia Pasific yang berkantor di Singapore telah memberikan workshop Inschool di MINU Pucang selama 2 hari pada tanggal 18-19 Januari 2017 lalu.

"Pembelajaran kurikulum IB dengan transdisiplinary ilmu dan beberapa tema sesuai dengan program of Inquiry disajikan pada workshop selain dua hari tersebut. Tenaga pendidik di gembleng bagaimana mempraktikkan implementasi kurikulum IB di madrasah," tutur pria yang juga kandidat Doctor UINSA Surabaya tersebut.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Trainer yang ditunjuk IB untuk memberikan materi workshop adalah trainer IB ASIA Pasific yang kebetulan menjadi IB Coordinator di sekolah Global Jaya Jakarta, itu merupakan salah satu sekolah favorit di Indonesia dengan sumbangan pembinaan pendidikan kurang lebih Rp 8 juta-an per bulan dan dengan uang gedung kurang lebih Rp 80 juta.

Salah satu tenaga pendidik setelah diwawancarai oleh Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan merasa sangat bersyukur mendapatkan ilmu baru dari IB. Pihaknya berharap, kegiatan itu dapat di lanjutkan ke workshop-workshop selanjutnya, sehingga SDM pendidik semakin meningkat.

"Workshop Primary Years Programme (PYP) di MI Maarif NU Pucang tidak berhenti di sini saja, masih banyak workshop-workshop yang harus diikuti tenaga pendidik untuk meningkatkan SDM nya baik di dalam maupun luar negeri. Dalam waktu dekat, MINU Pucang akan mengadakan kelanjutan workshop PYP Catagory 2 dan PYP Catagory 3 sebagai kelanjutan workshop PYP Catagory 1," pungkasnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan RMI NU, Cerita Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock