Rabu, 01 Februari 2017

Mengenal Tompokan, Tradisi Khas Jember Sambut Idul Fitri

Jember, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur masih mempertahankan? tradisi "tompokan" untuk menyambut? Idul Fitri. Tompokan adalah tradisi menyembelih seekor sapi atau lebih dan dagingnya dibagikan kepada anggota yang telah ikut arisan tompokan.

Tompokan berasal dari bahasa Madura yang artinya tumpukan. Maksudnya dengan ikut arisan tompokan, anggota dapat setumpuk daging komplet, yang terdiri dari daging, tulangan, hati, dan sebagainya menjadi satu tumpuk. Berat atau banyaknya daging yang didapat anggota sama, karena daging murninya ditimbang sebelum dibagi di masing-masing tumpukan.

Mengenal Tompokan, Tradisi Khas Jember Sambut Idul Fitri (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenal Tompokan, Tradisi Khas Jember Sambut Idul Fitri (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenal Tompokan, Tradisi Khas Jember Sambut Idul Fitri

Arisan tompokan itu awalnya hanya kegiatan sambilan dari arisan Yasinan atau sarwa’an (tahlilan). Di satu lingkungan biasanya digelar Yasian setiap malam Jumat, atau sarwa’an setiap malam Selasa. Kegiatan? Yasinan biasanya menetap di mushala. Sedangkan sarwa’an tempatnya bergilir di setiap rumah jamaah.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Nah di akhir acara biasanya ada tarikan iuran untuk arisan tompokan itu. Begitu seterusnya hingga mencapai jumlah tertentu i akhir tahun atau menjelang Ramadhan. Setelah uangnya terkumpul semua maka dibelikan sapi oleh ketua arisan.” ujar Ustadz? Misbahul Munir, pengurus Ranting NU Antirogo, Kecamatan Sumbersari kepada Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan di Jember, Selasa (5/7).

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurutnya, arisan tompokan cukup diminati karena jika dibandingkan dengan beli daging secara cash di pasar, sistem tompokan masih jauh lebih murah. Misalnya setiap anggota? tompokan, jumlah uang arisannya mencapai Rp. 350.000/tahun, ia bisa dapat daging? murni 2,5 kilogram. Belum daging serabutan lainnya.? “Jadi sampai saat ini tompokan masih diminati, apalagi sekarang daging begitu mahal,” tambah Ustadz Misbah.

Sekedar diketahui, menjelang lebaran? harga daging sapi di Jember mencapai Rp120.000 hingga Rp130.000,- Sedangkan harga daging ayam? Rp50.000.

Dalam pengamatan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan,? sepanjang hari ini, cukup banyak warga yang mengikuti arisan tompokan. Sebab, sapi tompokan lumrah disembelih satu hari menjelang Lebaran. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Budaya Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock