Sumedang, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang menggelar dzikir dan doa bersama untuk keselamatan etnis rohingya. Dzikir dan doa tersebut dilaksanakan di Aula PCNU Sumedang, Kamis (14/9), dan dihadiri oleh Kepala Kemenag Sumedang, pengurus PCNU, pengurus MWC NU, lembaga, banom, beberapa ormas, dan sejumlah masyarakat.
Sebelum doa dan dzikir ini dimulai, Ketua PCNU Kabupaten Sumedang H Sadulloh mengatakan bahwa kegiatan doa dan dzikir ini merupakan bentuk keprihatinan pengurus NU Sumedang terhadap sodaraka kita di Myanmar yang sedang mengalami kesulitan.
| NU Sumedang Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online) |
NU Sumedang Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Rohingya
"Muslim di Rohingya saat ini sedang kesulitan dan sangat membutuhkan uluran tangan dan doa dari kita semua sebagai bentuk keprihatinan kita sesama warga muslim", kata Sadulloh.Rangkaian kegiatan dzikir dan doa bersama ini dimulai pada kamis pagi dengan simaan Al-Quran 30 juz. Semaan Al-Quran selesai sampai menjelang adzan maghrib.
Selepas maghrib kegiatan dilanjutkan dengan baca barzanji, shalawat, dan diakhiri dengan dzikir istighotsah dan doa bersama yang dikhususkan untuk keselamatan muslim Rohingya.
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk penggalangan dana. Semua yang hadir diminta keikhlasannya memberikan sumbangan uang. Uang tersebut nanti akan dikumpulkan di LAZISNU, kemudian akan disalurkan ke Rohingya."Mudah-mudahan saudara kita yang ada di Rohingya dapat terbantu, masalah yang dihadapinya cepat selesai, dan dapat kembali hidup serta beribadah dengan tenang," tutup Sadulloh. (Ayi Abdul Kohar/Fathoni)
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Dari Nu Online: nu.or.idPanjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Internasional, Warta Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
