Bima, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Pimpinan Wilayah Muslimat NU Nusa Tenggara Barat menggelar sosialisasi pendewasaan? usia perkawinan (PUP), di halaman kantor Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, NTB, Ahad (9/7).
| Muslimat NU NTB Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Muslimat NU NTB Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan
Ketua PW Muslimat NU NTB Hj Dewi Yani berharap pihaknya berharap dapat meningkatkan perannya sesuai dengan visi dan misinya, yaitu “Mewujudkan Perempuan yang Sehat Lahir dan Batin, Mandiri dan Religius”, yang akan menjadi modal berharga bagi terwujudnya keberhasilan pembangunan di NTB.Dalam kesempatan itu dirinya mengajak kader Muslimat menjadikan momentum ini untuk semakin mempererat tali silaturahim, bersatu padu, dalam bingkai kebersamaan, untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
"Ini merupakan pertemuan silaturahim agar semakin mempererat tali silaturahmi antara kader Muslimat dengan Pemerintah setempat, khususnya pengurus Muslimat NU Provinsi NTB dengan pengurus Muslimat NU Kabupaten Bima, dan terkhusus mejelis taklim kecamatan dan desa di kabupaten setetempat," kata Bu Dewi, sapaan akrabnya.Peran Muslimat NU di masyarakat, lanjutnya, dapat lebih ditingkatkan lagi. Ia berharap sosialisasi pendewasaan usia perkawinan berjalan maksimal pada mejelis-majelis taklim dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, untuk mewujudkan generasi yang unggul dan berakhlakul karimah ke depan.
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Menurutnya, Muslimat NU harus dapat meningkatkan peran positifnya pada pembinaan moralitas umat, serta pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan baik lewat pendidikan, gerakan dakwah, atau lainnya. (Hadi/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Nasional Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
