Havana, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Pemimpin Kuba Fidel Castro mengatakan, pemerintah Amerika Serikat (AS) telah sengaja membodohi rakyat AS dan dunia dengan memberikan informasi yang salah mengenai peristiwa 11 September 2001 silam.
Menurut Castro, tindakan pemerintahan Presiden George W. Bush itu dimaksudkan untuk menggemakan teori-teori konspirasi tentang serangan-serangan teror terhadap AS.
| Castro: AS Telah Bodohi Dunia atas Peristiwa 11 September (Sumber Gambar : Nu Online) |
Castro: AS Telah Bodohi Dunia atas Peristiwa 11 September
Dalam sebuah esai yang dibacakan oleh seorang presenter televisi Kuba pada Selasa (11/9) malam, Castro mengatakan, Pentagon dihantam oleh sebuah roket, bukan sebuah pesawat, karena tidak ada bekas-bekas yang ditemukan pada para penumpangnya.Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
"Kini setiap orang tahu telah ada salah informasi yang sengaja dibuat," tulis Castro, tokoh berhaluan kiri yang sudah tidak lagi nampak di ruang publik sejak Juli 2006 lalu akibat terkena penyakit.Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
Castro mengungkapkan, kebenaran di balik serangan 11 September dengan pesawat-pesawat yang dibajak yang menewaskan hampir tiga ribu orang itu mungkin tidak akan terkuak.Sumber Reuters melaporkan, dalam esainya dengan 4.256 karakter itu, Castro tidak menyebutkan sedikitpun keterlibatan Osama bin Laden dan jaringan Al Qaeda-nya atas serangan terhadap menara kembar Wolrd Trade Centre (WTC) dan Gedung Pentagon di Washington DC itu. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id
Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Tokoh Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan
