Selasa, 19 Oktober 2010

Santri Harus Kuasai Segala Bidang

Sumenep,Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep, Jawa Timur M. Muhri mengingatkan, para santri memiliki kedudukan dan peran yang sama dengan rakyat lainnya. Demikian disampaikan pada Dialog Menyambut Hari Santri Nasional "Santri dan Tantangan Global" yang diselenggarakan oleh OSIS Nurul Huda Desa Ging-ging Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Jumat, (21/10).

Santri Harus Kuasai Segala Bidang (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Harus Kuasai Segala Bidang (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Harus Kuasai Segala Bidang

"Santri harus percaya diri dan duduk sejajar dengan semua elemen yang ada di negeri ini. Sebab diakui atau tidak, santri juga ikut membangun bangsa ini sejak zaman kemerdekaan," tegasnya.

Menurutnya, pada era memperjuangkan kemerdekaan, peran santri sangatlah besar dalam mengusir penjajah. "Sebab mereka tidak hanya menjadi tentara biasa, mereka menjadi pelopor yang menggerakkan elemen-elemen bangsa ini untuk melawan terhadap penjajah," ujarnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Sementara narasumber lain, Ketua Lembaga Takmir Masjid NU Sumenep Wardi mengatakan, medan jihad santri saat ini tidak lagi mengangkat senjata dan berperang sebagaimana pada era kemerdekaan. "Santri dituntut untuk tidak hanya bisa baca kitab kuning. Santri harus cakap di segala bidang. Sebab tantangan di dunia global tidak bisa dianggap sepele," ucapnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Menurutnya, bila santri tidak berbenah dari saat ini, di masa yang akan datang mereka akan tergilas oleh zaman. "Kita bukan hanya tidak akan bisa mewarnai dunia ini, tapi justru akan menjadi korban dari gegap gempita zaman yang terus melaju," katanya.

Oleh sebab itu, santri harus menekuni dan mempelajari banyak disiplin keahlian dan keilmuan. Menjadi pribadi produktif dan cakap dalam bidang yang digelutinya. "Dan yang terpenting, semua itu harus diraih sebagai wasilah demi menjaga aqidah ahlussunnah waljamaah yang selama ini kita yakini," tutupnya. (M Kamil Akhyari/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Warta Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock