Jumat, 17 September 2010

Wakil Rais ‘Aam PBNU Kritik Gerakan HTI dan FPI

Kubu Raya, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Dalam Halaqah Alim Ulama NU yang digelar PWNU Kalimantan Barat di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Ahad (30/4/2017), Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar mengungkapkan perlunya kewaspadaan warga NU terhadap organisasi transnasional seperti HTI, Wahabi, Syiah, termasuk Jaulah.

"Kalau kita runut, kelompok ini adalah kelompok Khawarij. Karena mereka nolak madzhab," ujarnya.

Wakil Rais ‘Aam PBNU Kritik Gerakan HTI dan FPI (Sumber Gambar : Nu Online)
Wakil Rais ‘Aam PBNU Kritik Gerakan HTI dan FPI (Sumber Gambar : Nu Online)

Wakil Rais ‘Aam PBNU Kritik Gerakan HTI dan FPI

Mengenai maraknya penolakan-penolakan terhadap kelompok tersebut, menurut Kiai Miftah adalah wajar. "Kalian datang melawan tradisi dan madzhab di Indonesia. Ingin membentuk madzhab dan akidah baru, secara frontal, jadi wajar ditolak," tandasnya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Lebih lanjut, kata Kiai Miftah, penolakan terhadap kelompok transnasional ini semakin mengental lantaran kelompok tersebut juga ingin mengubah dasar negara RI, serta rajin menebar fitnah dan berita palsu.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Kebiasaan menebar kabar dusta tanpa tabayyun itu juga kerap dilakukan oleh FPI. Laskar bentukan Habib Rizieq itu, menurut Kiai Miftah, juga kurang melakukan tabayyun. Sehingga FPI juga mendapat penolakan di berbagai tempat, termasuk di Kalbar.

"Ini kritik saya terhadap FPI. Meski amar maruf nahi munkar perlu diupayakan, tapi harus lebih santun. FPI juga sering bicara keras, menuduh kita (NU), tanpa tabayyun. Ini kekurangan FPI yang membuat banyak resistensi masyarakat," ungkapnya.

Kiai Miftah juga menyesalkan para pengurus FPI yang kurang selektif dalam rekrutmen anggotanya. Sehingga banyak anggota yang masuk berlatar belakang dendam dan menunggangi gerakan-gerakan FPI.

"Jadi banyak anggota FPI berlatar belakang tidak jelas. Sehingga malah menunggangi dan merusak citra FPI," ujarnya. Meski demikian, Kiai Miftah mengakui bahwa secara amaliah dan akidah, FPI serupa dengan NU. (Malik Mughni/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Sholawat, Hadits Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock