Rabu, 15 November 2017

Kader KMNU dari Berbagai PT Digembleng Ke-NU-an

Bogor, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Memeriahkan acara NU-santara 2015, KMNU mengadakan penggemblengan ke-NU-an dan ke-KMNU-an. Pelatihan ini diikuti oleh kader-kader KMNU dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia (UI, IPB, STAN  Unila, Unpad, ITB, UNY, UGM, Undip, UPI, UII, dan IIUM).

Kader KMNU dari Berbagai PT Digembleng Ke-NU-an (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader KMNU dari Berbagai PT Digembleng Ke-NU-an (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader KMNU dari Berbagai PT Digembleng Ke-NU-an

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para kader  KMNU mulai dari sejarah kenapa berdirinya NU, makna logo NU dan KMNU, Kenapa namanya NU, kenapa kita harus ber-NU. Selain itu, pelatihan ini  juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana strategi ulama-ulama dulu dalam membuat serta mengembangkan organisasi NU ini sehingga organisasi ini begitu cepat menyebar dan diterima di tengah-tengah masyarakat dengan baik.

Selain untuk memberikan pengetahuan tentang NU dan KMNU. Pelatihan ini  juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada kader KMNU agar  mereka merasa bangga dengan ke-NU-annya sehingga hati mereka tergerakkan dan lebih semangat lagi dalam meneladani dan meneruskan prinsip dakwah yang diajarkan para ulama NU yang tawazun, tasamuh,  tawassuth, serta amar maruf nahi mungkar dalam menyebarkan agama Islam di kampusnya masing-masing.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Pembicara yang akan memberikan materi adalah Ahmad Nur Shobah (Dewan  Pertimbangan KMNU) dan Muhammad Zimamul Adli (Presidium Nasional I). Pada pelatihan ini para kader KMNU disuguhi beberapa mutiara hikmah dari para pendiri NU supaya kader KMNU benar-benar bisa semangat dan ikhlas dalam menjaga NU. Berikut beberapa kutipan kata mutiara dari tokoh NU. 

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Siapa yang mengurus NU, saya anggap santriku, siapa yang menjadi santriku saya doakan khusnul khotimah  beserta keluarganya”. (KH Hasyim Asy’ari).

“Jangan takut tidak makan kalau berjuang mengurus NU. Yakinlah! kalau sampai tidak makan, komplainlah aku jika aku masih hidup. Tapi kalau aku sudah mati maka tagihlah kebatu nisanku”. (KH Ridwan Abdullah)

“Barang siapa yang menolong NU, maka hidup beruntung di dunia dan di  akhirat”. (Kiai Hasan Genggong). (Irfan Sofyan/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Khutbah Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock