Selasa, 04 April 2017

Acep Zamzam Noor: NU itu Seperti Seniman

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Nahdlatul Ulama (NU) mengemban misi sebagai pelawan kebudayaan global, membedakan diri dengan budaya orang kebanyakan. NU menunjukkan bentuk kebudayaan yang asketik, unik dan mendalam.



Acep Zamzam Noor: NU itu Seperti Seniman (Sumber Gambar : Nu Online)
Acep Zamzam Noor: NU itu Seperti Seniman (Sumber Gambar : Nu Online)

Acep Zamzam Noor: NU itu Seperti Seniman

"NU itu seperti seniman. Para kiai itu cuek, kemana-mana pakai sarung," kata sastrawan Acep Zamzam Noor saat berbicara dalam "Dialog Lintas Generasi" memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-82 NU di gedung PBNU Jakarta, Jumat (1/2).

Bagi Acep, NU adalah soal rasa. Yang terpenting dalam kewarga-NU-an adalah bagaimana merasakan diri sebagai bagian dari orang NU, dan tidak cukup dengan kartu anggota.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

"Saya menjadi NU dengan nadham-nadham (syair-syair yang di pelajari di pesantren: red). Sehingga dosisnya teratur," katanya.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

"Saya bahkan merasa NU sebagai agama. Kulit saya ini kalau keluar darah warnanya hijau," tambahnya.

Putra mantan Rais Aam PBNU KH Ilyas Ruhiyat (alm.) itu mengaku lebih senang disebut NU kultural. "Saya ingin menjadi NU dengan menjadi seniman," katanya.

Di hadapan para pengurus PBNU dan para kader NU lintas generasi ia menyampaikan kritik pedas terhadap para pemangku jabatan struktural NU yang terlalu jauh terperosok dalam lubang hitam politik.

"Lihat semua orang ingin jadi ketua NU. Dalam semua konferensi di berbagai tingkatan, pemilihan ketua NU itu seperti pilkada. Ada tim suksesnya," katanya.

Sementara itu para kader NU yang terjun langsung dalam dunia politik sudah kehilangan karakter.

"Tidak bisa dibedakan mana politisi yang NU dan mana yang preman," katanya di hadapan para kader NU yang ada di PKB, PPP, PDIP dan Parta Golkar. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Doa, Sholawat Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock