Rabu, 12 Oktober 2016

Lesbumi Beri Anugerah Saptawikrama untuk Pelopor Seni di NU

Jakarta, Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan - Pengurus Lesbumi menyelenggarakan Harlah Ke-54 di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (24/3) siang. Pada kesempatan ini? mereka memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada para tokoh pendiri Lesbumi, yaitu Asrul Sani, Djamaludin Malik, dan KH Saifuddin Zuhri.

Penghargaan ini diterima perwakilan masing-masing tokoh yang kemudian naik ke panggung dan menerima piagam.

Lesbumi Beri Anugerah Saptawikrama untuk Pelopor Seni di NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lesbumi Beri Anugerah Saptawikrama untuk Pelopor Seni di NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lesbumi Beri Anugerah Saptawikrama untuk Pelopor Seni di NU

Penyerahan anugerah ini disusul dengan pidato kebudayaan yang disampaikan Ketua Lesbumi H Agus Sunyoto. Dalam pidato, Agus Sunyoto menekankan perlunya menghargai, menjaga, serta memelihara kebudayaan lokal Indonesia termasuk dalam konteks pengamalan Islam.

Agus mengambil salah satu contoh, dalam peribadatan umat beragama di Indonesia menggunakan istilah ‘sembahyang’ yang berasal dari ‘Sembah Hyang’.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

“Ini bermakna menyembah kepada Hyang. Hyang sendiri merupakan penyebutan secara khusus dari masyarakat lokal Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa.”

Acara semakin semarak dengan tampilnya sejumlah seniman dan budayawan. Di antaranya penyanyi religi Opick dan Chandra Malik, penyair D Zawawi Imron, dan kelompok karawitan Sekarwidya Makara Universitas Indonesia.

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Selain itu hadir sejumlah tokoh diantaranya KH Luqman Hakim (Cahaya Sufi), Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Acara yang berdurasi sekitar tiga jam itu dipenuhi pengunjung yang datang tidak hanya dari kalangan NU, tetapi juga para penikmat seni yang berasal dari masyarakat umum. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan Kajian Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan

Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Panjimas: Suara Kebenaran Lawan Kebatilan dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock